APA ITU PENERBIT?

Penerbit atau publishing merupakan istilah lain dari penerbit konvensional atau penerbit mayor. 

Apa pun istilah yang dipakai, semua istilah yang disebutkan itu merujuk pada satu pemahaman. Menurut Bambang Trimansyah yang merupakan seorang penulis, editor dan pengelola penerbit nasional menjelaskan bahwa :

Penerbit merupakan sebuah perusahaan yang dikelola untuk menyiapkan naskah mentah atau manuskrip menjadi buku siap cetak dalam kerangka kegiatan editorial dan desain.

Penerbit konvensional atau penerbit mayor terdaftar di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia lengkap dengan alamat kantor dan buku-buku yang diterbitkan.

JENIS PENERBIT

Penerbit di Indonsia ada dua jenis: penerbit umum dan penerbit khusus

Penerbit umum biasanya hanya menerbitkan buku populer seperti novel, cerpen, karya sastra lainnya atau karya ilmiah yang ditulis umum.

Penerbit khusus atau spesialis hanya menerbitkan buku-buku khusus, semacam buku teks/pelajaran siswa, buku untuk perguruan tinggi, buku rohani keagamaan,  buku khusus anak dan remaja, buku kedokteran, buku referensi dan lain sebagainya yang hanya boleh ditulis oleh penulis-penulis khusus.

FUNGSI PENERBIT

Berdasarkan fungsi menurut Bambang Trimansyah dalam buku Taktis Menyunting Buku, berikut ini beberapa fungsi utama penerbit:

  • Mengakuisisi naskah dengan melakukan pengadaan naskah melalui promosi pengadaan naskah atau menghubungi penulisnya langsung.
  • Menyeleksi naskah yang layak terbit
  • Merencanakan jadwal penerbitan naskah serta tenggat waktu yang diberikan (deadline).
  • Merencanakan pengembangan naskah, mencakup copyediting, desain interior (tata letak isi) dan desain eksterior (sampul).
  • Menetapkan alur waktu produksi atau proses pencetakan buku.
  • Mempromosikan dan memasarkan buku kepada pembaca melalui media-media yang dimiliki.

JARINGAN KERJA

Bambang Trimansyah juga menjabarkan bagian-bagian yang saling terlibat dan terhubung dalam proses kerja penerbit. Proses kerja ini membentuk sebuah hubungan yang saling membutuhkan satu sama lain.

Berikut ini, empat bagian dalam jaringan industri kreatif penerbitan menurut Bambang Trimansyah:

JARINGAN PROSES :

Jaringan proses menghubungkan antara penerbit dengan bagian yang terkait agar dapat memastikan sebuah buku bisa diterbitkan sesuai standar yang telah ditetapkan, termasuk juga agenda jadwal penerbitan: 

  • Penulis / Author (Pengarang)
  • Percetakan
  • Distributor
  • Toko Buku dan Agen
  • Pembaca
Ringkasan jaringan proses : 
Penulis memberikan naskah --> naskah kemudian dicetak --> naskah yang telah dicetak lalu didistibusikan oleh distributor --> distributor mendistribusikan naskah cetak berbentuk buku ke toko buku --> toko buku menjual ke pembaca.

JARING KEMITRAAN :

Sebuah hubungan yang dijalin antara penerbit ke mitra saat sedang dalam proses perencanaan penerbitan atau ketika sudah memiliki naskah tertbitan tertentu yang akan didistribusikan.

  • Lembaga Pemerintah
  • Sekolah dan Perguruan Tinggi
  • Taman Bacaan dan Perpustakaan
  • Perusahaan non-penerbit
  • Komunitas Baca
  • Pakar atau Ahli

JARINGAN PUBLIKASI :

Upaya yang dilakukan penerbit untuk mempertemukan buku yang telah dicetak dengan pembaca melalui unsur-unsur yang dibangun sebagai berikut:

  • Media massa
  • Event Orgaziner (EO)
  • Media sosial

JARINGAN ALIH DAYA :

Sebuah hubungan yang dibentuk penerbit dengan tujuan dapat membantu penerbit meningkatkan kualitas dan memenuhi tenggat waktu yang telah ditentukan:

  • Freelancer
  • Desainer
  • Ilustrator
  • Penerjemah
  • Agen Naskah

TAHAP PENERBITAN BUKU

Buku-buku yang terbit sudah melewati tahap penerbitan berjenjang yang mana setiap tahap tersebut memiliki kompleksitasnya masing-masing. 

Dalam praktiknya, waktu yang dibutuhkan agar dapat memroses sebuah naskah hingga menjadi buku kisaran 1 hinga 6 bulan lamanya , tergantung tingkat kesulitan naskah dan spesifikasi hasil yang diinginkan. 

Secara garis besar dan pada umumnya, alur/tahap tersebut dapat dilihat pada tabel rangkuman berikut ini:

TAHAP PRA-CETAK:

  • Pengadaan Naskah / Proses Akusisi
  • Pertimbangan Dewan Redaksi
  • Keputusan Terbit
  • Penyuntingan Naskah
  • Pengemasan (Layout, Desain, Ilustrasi)
  • ISBN
  • Persiapan Cetak (Sampel dan Proof Reading)

TAHAP CETAK:

  • Menyiapkan dan mengirim file naskah ke percetakan
  • Mengonversi naskah menjadi digital

TAHAP PASCA-CETAK:

  • Pendistribusian
  • Pemasaran / Promosi melalui Pameran Buku, Bazar, Launching, Bedah dan Diskusi Buku, Meet n Greet, Resensi, Merchendise, Katalog, Penjualan.

Sebagus apa pun sebuah buku apabila gagal di pasaran membuatnya menjadi tiada arti. 

Kegagalan pemasaran sering dikaitkan dengan kegagalan mempertemukan buku dengan pembaca potensialnya. Oleh sebab itu, perencanaan sebuah buku akan dilakukan secara simultan dengan perencanaan pasar. 

Penjualan buku ke pembaca potensial menjadi kegiatan penting sehingga perlu disiapkan berbagai strategi tertentu. Berikut ini beberapa cara yang biasanya dilakukan penerbit memasarkan buku:

  • Membentuk tim penjualan langsung (direct selling).
  • Membentuk distributor sendiri yang diarahkan untuk mengelola produk/buku terbitan.
  • Menyalurkan buku melalui distributor eksternal (skala nasional dan regional).
  • Melakukan penjualan melalui media internet (website penerbit, media sosial, mailing list, market place seperti Tokopedia, Shopee) dan lain sebagainya.

DAFTAR ARTIKEL SEPUTAR PENERBIT DI TIPS MENULIS. ONLINE

- [ on progres]


Sumber artikel :
- Indigo, Pustaka. 2017. Apa itu Penerbit?, Hak Cipta : http://www.pustakaindigo.com/